Mabuk dan Bawa Sajam Saat Nonton Karnaval Dua Pemuda di Arjasa ditangkap Polisi

arjasa
Kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit dan sangkur, saat menyaksikan karnaval di Desa Biting Kecamatan Arjasa, dua pemuda berinisial AB dan MY warga Desa Kamal Kecamatan Arjasa, Minggu sore ditangkap Polsek Arjasa. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternya kedua pemuda tersebut dalam pengaruh minuman keras.

Kanit Reskrim Polsek Arjasa Aipda Irwan Prasetya menceritakan, saat anggota Polsek Arjasa melakukan pengamanan acara karnaval di Jalan Desa Biting, menerima informasi dari warga bahwa ada tiga pemuda dalam keadaan mabuk membawa senjata tajam. Agar tidak meresahkan masyarakat, anggota Polsek Arjasa bersama warga langsung mendatangi tiga pemuda tersebut.

Melihat kedatangan polisi ke tiga pemuda tersebut hendak kabur dan membuang sebilah sangkur yang dibawanya. Namun akhirnya tidak butuh waktu lama pemuda tersebut berhasil ditangkap. Karena satu di antaranya masih di bawah umur dan tidak membawa sajam, akhirnya hanya dua pemuda berinisial AB dan MY yang digelandang ke Mapolsek Arjasa.

Lebih lanjut Irwan menjelaskan, saat diinterogasi kedua tersangka mengaku sengaja membawa senjata celurit dan sangkur, untuk berjaga-jaga. Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

(667 views)