PDI-P dan Nasdem Belum Pastikan Usung Incumbent Dalam Pilkada Jember

Pgri Jember mempertanyakan mekanisme kenaikan pangkat fungsional guru di Kabupaten Jember. Sebab ketika di cek, ternyata sekretariat tim penilai angka kredit sudah tidak ada lagi. Demikian disampaikan Ketua Pgri Cabang Jember Supriono.
Supriono menjelaskan, untuk kenaikan pangkat jabatan fungsional, mutlak diperlukan penilaian dari tim penilai angka kredit. Jaman Bupati Jalal tim ini sebenarnya sudah ada, tetapi saat ini Sk mereka sudah berakhir masa berlakunya. Sedangkan Bupati Faida tidak mengeluarkan Sk baru.
Akibatnya banyak sekali guru-guru muda yang tertunda kenaikan pangkatnya, karena tidak ada yang mengurus. Supriono menilai jika persoalan ini tidak segera diatasi, motivasi guru akan menurun karena merasa upaya mereka bekerja mengumpulkan angka kredit tidak dihargai.
Sementara Sekkab Jember Mirfano membantah jika sejak 2016 tidak ada kenaikan jabatan fungsional, karena kenaikan pangkat tahun 2016 dan 2017 tidak ada masalah. Namun untuk yang tahun 2018 dan 2019 saat ini masih dalam proses.
Mirfano mengakui tim Penilaian Angka Kredit daerah yang dulunya ada saat ini dinonaktifkan, karena banyak personilnya yang dipindah tugaskan. Tim PAK akan kembali dibentuk setelah dilakukan diklat oleh Bkpsdm. Sambil menunggu terbentuk, Pemkab Jember bekerjasama dengan tim PAK Kabupaten Probolinggo, yang saat ini sedang bekerja menyiapkan proses kenaikan pangkat fungsional guru.

(431 views)