TIDAK PUNYA CUKUP UANG TUKANG CUKUR ASAL BALUNG LOR GAGAL MAJU PILKADES

IMG-20190722-WA0021Gara-gara tidak memiliki cukup uang untuk sumbangan, Mulyono warga desa Balung Lor yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang cukur, gagal mencalonkan diri sebagai calon kepala desa setempat.
Kepada sejumlah wartawan Mulyono menceritakan, dalam. Pertemuan sebelumnya, memang disampaikan bahwa ada iuran sukarela yang harus diberikan oleh calon kades. Untuk uang pangkal dipatok 5juta rupiah per calon, namun nantinya masih diharuskan menyumbang lagi 50 juta rupiah lebih.
Sebagai tukang cukur tentu uang sebanyak itu tidak bisa disiapkannya dalam waktu cepat. Hari ini saat akan mendaftar, dirinya hanya mampu menyiapkan uang 1 juta rupiah. Meski syarat berupa surat-surat sudah lengkap, panitia menolak karena uang sumbangan sukarela darinya tidak cukup.
Mulyono merasa heran mendengar jawaban panitia, yang mengatakan kekurangan dokumen surat bisa menyusul, tetapi untuk uang sumbangan tidak boleh menyusul. Mulyono juga sudah berupaya menemui bupati untuk mengadukan persoalan ini, namun sayangnya terhalang prosedur protokoler.
Sementara Ali Machfud selaku panitia pilkades menjelaskan, besarnya sumbangan calon kades sudah disepakati dalam musyawarah desa. Bahkan bakal calon kades Mulyono juga hadir dalam sosialisasi, dan saat itu tidak ada pernyataan keberatan sedikitpun. Sehingga karena sudah menjadi kesepakatan bersama, panitia pilkades tetap berpegang kepada kesepakatan tersebut.

(587 views)