Tidak Ada Tanda Penganiayaan Potongan Kerangka Manusia di Kebun Rayap Arjasa Diduga Diterkam Binatang

Setelah dilakukan otopsi, Tim Labfor Polda Jatim memastikan, potongan kerangka yang ditemukan di Perkebunan PTPN 12 Kebun Rayap Arjasa, merupakan seorang nenek bernama Jumaati yang memang dilaporkan hilang. Polisi memastikan tidak ada tindakan mutilasi, namun diduga kuat setelah meninggal dunia mayat korban diterkam binatang.
Kanit Reskrim Polsek Arjasa AIPTU Irwan Prasetyo menceritakan, tanggal 09 Februari lalu pihaknya menerima laporan adanya penemuan kerangka manusia yang tidak utuh, di Perkebunan PTPN 12 Kebun Rayap Arjasa. Karena awanya diduga korban mutilasi, 10 hari kemudian kerangka tersebut diotopsi oleh Tim Labfor Polda Jatim.
Setelah beberpa waktu menunggu, akhirnya melalui surat tertanggal 29 April 2019 yang baru diterimanya, dipastikan bahwa kerangka tidak utuh tersebut merupakan Jumaati, yang memang dilaporkan hilang. Irwan mengaku sesuai hasil otopsi, Tim Lafor Polda Jatim tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada korban. Untuk sementara alasan tubuh korban tidak utuh, diduga kuat karena diterkam binatang buas setelah meninggal dunia karena terjatuh.
Lebih lanjut Irwan menjelaskan, hasil otopsi tersebut Jumat sore sudah diteruskan kepada pihak keluarga korban. Tinggal nanti bagaimana pihak keluarga korban menyikapi hasil otopsi tersebut.

(473 views)