Siswa Domisili Puger Terancam Tidak Bisa Daftar SMA Negeri

Siswa lulusan SMP Puger terancam tidak bisa masuk SMA Negeri, akibat kebijakan sistem zonasi. Seperti diungkapkan Ayuda, salah satu warga Wringintelu Puger yang anaknya terancam tidak bisa mendaftar di sekolah negeri, karena tidak ada sma negeri di Kecamatan Puger.

Ayuda menjelaskan, setelah dicek melalui aplikasi jarak tempat tinggalnya dengan SMA Negeri Balung sejauh 5,6 Kilometer, SMA Umbulsari 6,7 Kilometer dan SMA Kencong 7 Kilometer. Padahal sesuai aturan SMA Negeri hanya menerima siswa yang jarak dari rumahnya ke sekolah tidak lebih dari 4 kilometer.

Jika mekanisme ini diterapkan menurut Ayuda, bisa dipastikan semua siswa yang berdomisili di Kecamatan Puger tidak akan bisa mendaftar di SMA Negeri. Sebab di wilayah Kecamatan Puger sendiri tidak ada SMA Negeri.

Sementara Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Wilayah Jember Lumajang Lutfi Isa Ansori, mengaku sebelumnya juga mendapat banyak laporan yang sama. Namun sayangnya sampai hari ini belum ada aturan yang bisa menjadi solusinya.

Seharusnya lanjut Lutfi, jika sudah mengetahui jarak dari rumah ke sekolah sangat jauh, siswa bisa mendaftar melalui jalur offline terlebih dahulu, baik jalir prestasi maupun jalir kurang mampu. Meski presentasenya kecil jalur ini bisa digunakan untuk mendaftar sekolah meski di luar zonasi.

(803 views)