Polisi Dalami Laporan Pencemaran Baik dan Ujaran Kebencian di Medsos

Hingga saat ini Polres Jember masih terus mendalami laporan dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian melalui media sosial terhadap seorang perempuan warga warga Jember. Demikian yang disampaikan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo.

Menurut Kusworo, setelah beberapa waktu lalu pihaknya menerima laporan dari Admin Grup Info Warga Jember, sekitar dua hari yang lalu pihaknya juga menerima laporan dari korban yang merasa nama baiknya dicemarkan oleh pelaku. Diketahui postingan yang berisi pencemaran nama baik dan ujaran kebencian tersebut, diposting oleh beberapa akun bernama Brusli Maret, Maret Brusli, Rodi Maret dan Yudi di salah satu Grup Facebook IWJ abal-abal.

Hingga saat ini lanjut Kusworo, pihaknya masih mendalami kasus tersebut apakah memenuhi unsur tindak pidana ujaran kebencian ataupun penyebaran kabar bohong. Karena dalam postingannya akun tersebut mengaku merupakan warga Riau lanjut Kusworo, pihaknya akan melakukan patroli siber hingga pelaku teridentifikasi. Jika nantinya sudah ada titik terang dan dipastikan memenuhi unsur pidana sebagaimana diatur dalam undang-undang I-T-E, dimanapun pelaku berada akan dilakukan penangkapan.

Lebih lanjut Kusworo menghimbau kepada masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial. Kusworo memastikan tidak akan segan-segan menindak tegas siapapun yang melakukan pelanggaran I-T-E.

(406 views)