Dua Napi Teroris di Lapas Jember Tak Salurkan Hak Politiknya

Meski napi terorisnyan tidak dicabut hak politiknya, namun dua napi teroris di Lapas Klas 2A Jember tidak menyalurkan hak pilihnya, saat pemungutasn suara pemilu tanggal 17 April Rabu kemarin. Demikian yang disampaikan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas 2a Jember Sarju Wibowo.

Kepada sejumlah wartawan sarju menjelaskan, di lapas sendiri di sediakan 4 tps, yakni TPS 52, 53,54 dan 55. Dari total 870 warga binaan lapas Jember yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap TPS Lapas dan Daftar Pemilih Tambahan, tingkat partisipasinya cukup tinggi.

Menurut sarju hanya ada dua warga binaan Lapas Jember kasus terorisme yang tidak bersedia menyalurkan hak politiknya. Padahal lanjt Sarju, seorang napi terorisme tidak dicabut hak politiknya. Bahkan lanjut Sarju, kedua napi tersebut sudah terdaftar dalam daftar Pemilih Tetap Tambahan.

Lebih lanjut Sarju menjelaskan, untuk hasil penghitungan suara keseluruhan di TPS lapas Jember, pasangan Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi unggul dibanding pasangan Jokowi-Ma’ruf. Sarju merinci pasangan Prabowo-Sandi mendapat 519 suara, dan pasangan Jokowi-Ma’ruf mendapat 345 suara. Sementara suara tidak sah 17 surat suara.

(255 views)