Ngajak Golput Bisa Dipenjara

IMG-20180324-WA0014-768x576 

Barang siapa yang menggunakan kekerasan, dan atau menghalang-halangi seseorang yang hendak menyalurkan hak pilihnya pada tanggal 17 April mendatang, dapat terancam 2 tahun penjara dan denda 24 juta rupiah. Demikian yang disampaikan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo.

Kepada sejumlah wartawan Kusworo menjelaskan, pihaknya tidak akan pernah main-main dalam mengamankan pemilu hingga dinyatakan selesai dan sukses. Karena itu sekecil apapun potensi gangguan yang terjadi selama proses pemilu tahun 2019, akan ditindak secara cepat dan tegas.

Untuk itu Kusworo meminta masyarakat agar tidak nekat melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kelancara pelaksanaan pemilu 2019. Sebab sesuai Pasal 531 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, siapapun yang mengganggu jalannya pemilu dengan cara melakukan kekerasan, dan atau menghalang-halangi seseorang yang hendak menyalurkan hak pilihnya, dapat dipidana dengan 2 tahun penjara, dan denda 24 juta rupiah.

(293 views)