11 Relawan Akan Dihadirkan Dalam Sidang Kasus OTT Dispenduk

pungli-ott-kepala-dispendukcapil-jember-sri-wahyuniati_20181102_222422
Mantan Kepala Dispendukcapil Jember Sri Wahyuni yang ditetapkan tersangka OTT Pungli Adminduk

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya, menunda sidang kasus OTT pungli Dispenduk Capil Jember Jumat pagi, dengan agenda pemeriksaan 11 orang saksi, yang merupakan relawan sekaligus calo pengurusan adminduk. Demikian disampaikan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Jember Hardian Rahardi melalui telefon selularnya.

Menurut Hardian sebenarnya sidang OTT Dispenduk di jadwalkan hari Senin. Namun karena sidang kasus yang ditangani KPK di Pengadilan Tipikor Surabaya berlangsung sejak pagi hingga jam 8 malam, sidang kasus Tipikor Jember dan Blitar ditunda hari Jumat pagi.

Dalam sidang itu lanjut Hardian, pihaknya akan menghadirkan 11 orang saksi dari unsur relawan, selaku calo yang menyetorkan uang kepada terdakwa Abdul Kadar. Jika dalam B-A-P uang yang disetorkan 150 ribu rupiah untuk KTP, dan 350 ribu rupiah untuk KTP dan KK. Tepapi tidak menutup kemungkinan uang yang diambil dari masyarakat lebih tinggi dari itu, karena secara logika para calo ini tidak mungkin kerja gratis.

Ketika disinggung kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus ini, menurut Hardian tidak menutup kemungkinan hal itu bisa terjadi, tergantung penilaian majelis hakim. Hanya saja terlalu prematur jika hak itu diungkapkan saat ini. Yang terpenting saat ini membuktikan persesuaian keterangan saksi dengan dakwaan jaksa.

Sebelumnya Polres Jember melakukan Operasi Tangkap Tangan pungli pengurusan adminduk, dengan tersangka mantan Kepala Dispenduk Jember Sri Wahyuni dan Abdul Kadar, aktivis LSM yang berperan sebagai pengepul dari para relawan.

(691 views)