Wabub Jember Minta Gubernur Jatim yang Baru Tidak Kembali Usulkan Tambang Silo


Dengan dicabut dan direvisinya SK Menteri ESDM tentang penetapan lokasi tambang, akhirnya warga Silo dapat bernafas lega. Wakil Bupati Jember KH Muqit Arif meminta Gubernur Jawa Timur yang baru saja dilantik Khofifa Indar Parawansa, agar tidak kembali mengusulkan lokasi tambang blok Silo.

Kepada sejumlah wartawan Muqit menjelaskan, dapat dibilang 100 persen elemen masyarakat Kecamatan Silo, dengan tegas menolak segala bentuk pertambangan di tempat tinggal mereka. Karena itulah, pasca dicabut dan direvisinya SK Menteri ESDM, dengan menghilangkan lokasi tambang blok Silo, masyarakat Silo benar-benar bersyukur, dan sudah bisa tidur dengan nyenyak.

Melihat kondisi tersebut, meski kepemimpinan Jawa Timur sudah berganti dari Soekarwo ke Khofifa Indar Parawansa, Muqit meminta agar tidak lagi mengusulkan blok Silo sebagai lokasi tambang. Jangan sampai sampai terulang kembali, tanpa koordinasi dengan Pemkab Jember tiba-tiba muncul penetapan blok Silo sebagai lokasi tambang emas.

Lebih lanjut Muqit juga menghimbau kepada masyarakat Silo, agar tetap menjaga kondusifitas dan persaudaraan sesama warga Silo. Jangan sampai karena ada satu dua warga yang pro tambang kemudian dimusuhi, yang ujung-ujungnya dapat menimbulkan konflik.

(223 views)