Jember Pemerintahan Atau Kerajaan

baru
17 Februari lalu pemerintahan Faida-Muqit genap 3 tahun. Sebagai bentuk evaluasi, sekelompok aktivis masyarakat selasa malam menggelar diskusi dengan tema “Jember Pemerintahan atau Kerajaan”.

Inisiator Jagongan Bareng Kustiono Musri menilai, kegiatan ini sengaja dipilih agar tidak terjadi aksi turun jalan, dengan pertimbangan menjaga kondusifitas Kabupaten Jember menjelng pemilu 17 April mendatang. Dalam forum tersebut terungkap, pemerintahan Faida-Muqit serasa berjalan tanpa ada kontrol mirip jaman kerajaan.

Kustiono menilai ada upaya Faida sengaja mematikan lawan politiknya melalui jalur hukum. Hal ini tentu membuat 50 anggota dewan dibayangi ketakutan, jika kritis terhadap roda pemerintahan maka proses hukum seperti mantan Ketua DPRD Thoif Zamroni akan menjerat mereka.

Kabupaten Jember kembali seperti era kerajaan menurut Kustiono, saat tiga cabang kekuasaan atau trias politica di Jember juga mati. Sebab baik legislatif, eksekutif mauoun judikatif tidak mampu menjalankan fungsinya dengan baik.

(314 views)