Keterbukaan Informasi Publik di Jember Masih Buruk

Sejak tahun 2016 keterbukaan informasi publik di Kabupaten Jember masuk kategori buruk. Ini artinya 3 tahun berturut-turut jember mendapat peringkat d, dibawah Kabupaten Banyuwangi, Lumajang dan Bondowoso.

Komisioner Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur Mahbub Junaedi menjelaskan, sampai detik ini pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi atau PPID di Kabupaten Jember, masih belum mampu bekerja secara maksimal. Masyarakat masih terlalu sulit untuk mendapatkan akses informasi dari Pemlab Jember.

Hal ini menurut Mahbub, terlihat dari belum terpampangnya informasi yang harusnya bisa diakses publik seperti dokumen APBD, serta kegiatan Pemkab Jember baik di PPID maupun website resmi Pemkab Jember. Sebenarnya menurut Mahbub, keterbukaan informasi kepada masyarakat ini tergantung kemauan dari kepala daerah, yang harusnya bisa melakukan kontrol setiap saat terhadap kinerja PPID.

Dengan kondisi seperti lanjut Mahbub, Jember berada di urutan ke-27 se Jawa Timur dengan nilai D, jauh di bawah Banyuwangi yang berada di urutan ke 4, Lumajang di urutan 12, bahkan Bondowoso yang berada di urutan 24.

(504 views)