Petani Harus Mendapat Nilai Tambah Lebih Besar Dari Ekspor

9ad785bf0ed5446b1720ae501fb779034e647299_s2_n2Meski kopi Ijen Bondowoso sudah berhasil menembus pasar internasional, ternyata untuk ekspor petani masih harus melalui dua perusahaan besar. Tahun ini Bank Indonesia berupaya memberikan pelatihan kepada petani, agar mereka bisa melakukan eksport sendiri sehingga memperoleh nilai tambah yang lebih besar.

Kepala Bank Indonesia Jawa Timur Difi A Johansyah menjelaskan, saat ini pengetahuan petani kopi untuk memproduksi produk unggulan di Jawa Timur sudah semakin baik. Tetapi untuk menembus pasar ekspor petani masih harus bermitra dengan dua pabrikan.

Kedepan Difi berharap, petani tidah hany mampu menghasilkan biji kopi unggulan, tetapi juga mampu melakukan pengolahan pasca panen dan menjadi eksportir sendiri. Dengan demikian petani akan mendapat nilai tambah yang lebih besar untuk meningkatkan perekonomian mereka.

Tahun ini lanjut Difi, Bank Indonesia akan memberikan pendampingan kepada petani kopi mulai dari proses tanam, perawatan, hinggapengolahan pasca panen untuk menjaga standart kualitas ekspor. Dalam jangka panjang difi berharap nantinya ada standarisasi kualitas kopi Jawa Timur.

(236 views)