Belasan Aktivis Ngakak Bareng di Gedung Dewan

Belasan aktivis LSM dan tokoh masyarakat, Jumat pagi melakukan aksi tertawa ngakak bareng di ruang Banmus DPRD Jember. Aksi ini sebagai bentuk kritik mereka terhadap kondisi pemerintahan di Jember yang carut marut, serta matinya fungsi kontrol legislatif pasca proses hukum terhadap Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni.

Korlap Aksi Kustiono Musri mengatakan, semua pakar politik, tokoh masyarakat, bahkan masyarakat di tingkat bawah sepakat, bahwa kondisi pemerintahan di Jember berantakan. Kustiono mencontohkan banyaknya jabatan PLT hingga bertahun-tahun, banyaknya aturan yang dilanggar namun tanpa ada sanksi, serta pengelolaan uang rakyat dengan semaunya sendiri.

Namun meski persoalan semacam ini terbuka lebar di publik, kenyataannya sampai saat ini masih belum ada tindakan apapun dari pemerintah pusat. Yang lebih menggelikan sama sekali tidak ada fungsi kontrol dari DPRD sebagai wakil rakyat, terlebih pasca proses hukum terhadap Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni. Jika pelanggaran-pelanggaran sudah dilakukan terstruktur seperti ini, yang bisa dilakukan rakyat hanya tertawa ngakak.

Sayangnya saat belasan aktivis ini mendatangi Gedung DPRD Jember Jumat pagi, tidak ada satupun anggota dewan yang ngantor. Sehingga belasan aktivis ini memasuki ruang Banmus dan meluapkan unek-uneknya sambil ngakak, tanpa ada anggota dewan yang mendengar.

(465 views)