Tak Kunjung Diperhatikan Pemkab Warga Tegal Waru Mayang Aspal Jalan Dengan Dana Swadaya

Diduga karena tidak kunjung diperbaiki oleh Pemkab Jember, warga Desa Tegal Waru Kecamatan Mayang sejak Senin pagi memilih mengaspal jalan dengan dana swadaya masyarakat. Hal tersebut selain sebagai bentuk protes terhadap lambannya pemkan menangi perbaikan jalan, juga untuk menekan jumlah kecelakaan akibat jalan rusak.

Warga Desa Tegal Waru Ridho menjelaskan, sebenarnya warga bersama perangkat Desa Tegal Waru sudah berkali-kali mengajukan permohonan perbaikan jalan tembusan Mayang Mumbulsari ke Pemkab Jember.  Namun ternyata meski sudah rusak parah, hingga saat ini tik kunjung mendapat tanggapan dari Pemkab Jember.

Padahal jalan yang sudah rusak parah tersebut, selain merupakan akses menuju kediaman Wakil Bupati KH Muqiet Arif, juga sudah tak terhitung jumlah kecelakaan lalu lintas di akibat jalan yang rusak. Karena itu, agar tidak lebih banyak lagi korban yang berjatuhan, warga Desa Tegal Waru sepakat untuk mengaspal jalan dengan dana swadaya masyarakat.

Meski hingga hari ini baru terkumpul dua drum aspal sumbangan masyarakat, Ridho bersama warga akan terus menggalang dana kepada warga dan pengguna jalan, hingga  jalan rusak sepanjang 5 kilo meter hingga perbatasan Desa Seputih Mayang, dan Karang Kedawung benar-benar tuntas diperbaiki.

Lebih lanjut Ridho menjelaskan, meski dana untuk mengaspal jalan merupakan swadaya masyarakat, namun untuk menjamin kualitas pengaspalan, warga melibatkan warga yang memang memiliki keahlian mengaspal jalan. Untuk hari ini ada sekitar 150 hingga 200 orang warga yang melakukan kerja bakti. Jika kedepannya tetap tidak mendapat respon dari Pemkab Jember, Ridho memastikan jalan aspal tersebut seterusnya akan diperbaiki menggunakan dana swadaya.

(919 views)