Dinkes Mangkir Dalam Rapat Dengar Belum Dibayarnya 70 Rekanan Bersama Komisi D

Dinas Kesehatan mangkir saat diundang rapat dengar pendapat, bersama Komisi D DPRD Jember dan rekanan Jumat siang. Padahal rapat ini dinilai sangat penting, mengingat ada sekitar 70 rekanan yang hingga saat ini belum menerima pembayaran dari pekerjaan yang sudah mereka rampungkan.

Dedi Yudistira salah satu rekanan mengatakan, pihak rekanan sebenarnya sudah merampungkan pekerjaan dan surat pertanggungjawaban, sebelum batas akhir yang ditentukan oleh Dinas Kesehatan. Rata-rata mereka sudah menyelesaikan kewajibannya pada tanggal 17 Desember, dan paling lambat 27 Desember 2018.

Namun sayangnya, dari pihak Dinas Kesehatan yang lambat dalam memproses pekerjaan yang sudah lama selesai tersebut. Akibatnya, pihak rekanan menjadi pihak yang dirugikan, karena harus membayar bunga bank, mengingat modal yang digunakan untuk menggarap pekerjaan tersebut berasal dari pinjaman bank.

Lebih jauh Yudistira mengaku heran, karena ada sebagian proyek Dinas Kesehatan yang sudah bisa dicairkan. Padahal penyelesaian proyek tersebut lebih akhir dibandingkan dengan proyek yang digarapnya dan rekanan lainnya.

Anggota Komisi D DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo menyesalkan ketidakhadiran Kepala Dinas Kesehatan dalam rapat dengar pendapat tersebut. Padahal, rapat ini sangat penting, untuk mengkroscek apakah kesalahan berada di pihak Dinas Kesehatan, atau sebaliknya di pihak renakan. Untuk itulah, pihaknya berencana memanggil kembali Dinas Kesehatan pada hari Selasa pekan depan, untuk mencari kepastian kapan dilakukan pembayaran kepada 70 rekanan tersebut.

(391 views)