Bawaslu Jatim Mencatat 459 Pelanggaran Pemilu

Hingga pertengahan Desember 2018, Bawaslu Jawa Timur mencatat terdapat 459 pelanggaran Pemilu di Wilayah Jawa Timur. Demikian disampaikan Komisioner Bawaslu Jatim Ikhwanudin  Alfianto.

Ikhwanudin  merinci, 459 pelanggaran tersebut terbanyak berupa pelanggaran administrasi yang mencapai 419, sedangkan pelanggaran pidana sebanyak 13 kasus. Sisanya yakni 37 kasus merupakan pelanggaran hukum lain.

Untuk kasus pidana pemilu lanjut Ikhwanudin, baru kasus yang melibatkan Kades di Mojokerto yang sudah jatuh vonis. Sedangkan sisanya ada yang masih proses, ada juga yang terhenti di Sentra Gakkumdu karena kurang cukup bukti.

Lebih jauh Ikhwanudin menjelaskan, untuk pelanggaran hukum lain sebanyak 37 kasus, diantaranya asn berkampanye melalui media sosial, atau keterlibatan ASN dalam kegiatan kampanye di hari aktif, tanpa mengajukan cuti sebelumnya.

(212 views)