Tidak Ditemui Pejabat Rektorat Demo Mahasiswa Unej Ricuh

Aksi unjukrasa ratusan mahasiswa Universitas Jember Kamis siang berakhir ricuh. Mereka mempertanyakan batal masuknya 650 mahasiswa baru dalam progam Bidik Misi, namun sayang tidak ada satupun pejabat rektorat yang bersedia menemui mereka.

Korlap Aksi Syauqi Ramadhan menyayangkan tidak masuknya 650 mahasiswa baru dalam progam Bidik Misi, padahal mereka sebelumnya sudah dinyatakan lolos. Akibatnya ketika daftar ulang, mereka harus membayar dengan alasan tidak masuk kuota. Bahkan akibat persoalan ini sejumlah mahasiswa terpaksa harus berhenti kuliah, karena tidak mampu membayar.

Selain itu lanjut Syauqi, fasilitas mahasiswa baru berupa jaket almamater, topi, KTM dan kaos sampai saat ini belum juga diberikan. Padahal mahasiswa baru sudah 5 bulan mengikuti perkuluahan. Aksi menjadi ricuh karena hingga siang, tidak ada satupun pejabat rektorat yang bersedia menemui mahasiswa.

Sementara Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Jember Abdul Halim, mengakui menerima sekitar 1400 calon mahasiswa penerima Bidik Misi. Namun hanya 760 mahasiswa yang dinyatakan lolos, sedangkan 650 mahasiswa lainnya masih akan diusulkan kembali ke Kementerian.

Sedangkan terkait belum diberikannya fasiltas mahasiswa, karena memang masih proses di rekanan yang meminta perpanjangan waktu hingga 27 November mendatang. Sehingga wajar jika saat ini belum selesai, karena memang belum jatuh tempo.

(557 views)