Kasus Penghilangan Adminduk Oleh Petugas Dispenduk Diadukan ke Polisi

Forum Masyarakat Tertindas atau Format, Kamis siang mengadukan temuan adanya dugaan tindak pidana menghilangkan barang milik orang lain, yang dilakukan petugas Dispenduk Capil Jember ke Mapolres Jember.

Koordinator Format Kustiono Musri kepada sejumlah wartawan menceritakan, setelah membuka posko pengaduan di depan Kantor Dispenduk sejak tanggal 12 November lalu. Selain mendapat pengaduan adanya pungli nikah massal, juga ada warga Kencong Bernama Fathul Hidayat, yang mengadukan bahwa akta kelahiran putranya dihilangkan oleh petugas Dispenduk.

Setelah yang bersangkutan terpontang-panting menanyakan ke aparat desa dan kecamatan setempat sesuai permintaan petugas Dispenduk, akta milik putranya tidak kunjung ditemukan. Anehnya lagi, setelah kembali bertanya kepada petugas Dispenduk, malah diminta membuat berita kehilangan ke Kantor Polisi. Padahal yang bersangkutan tidak pernah merasa menghilangkan akta tersebut. Karena Kustiono menilai, menghilangkan barang milik orang lain merupakan tindak pidana, akhirnya pihaknya mengadukan temuan tersebut ke Mapolres Jember.

Selain kasus penghilangan barang milik orang lain lanjut Kustiono, pihaknya juga mengadukan adanya foto salah satu Caleg DPR RI, yang viral di media sosial sedang membagikan E KTP kepada warga Jelbuk. Padahal yang bersangkutan bukan merupakan pejabat Dispenduk atau Kecamatan, yang berhak membagikan E KTP secara masal kepada warga.

Sementara Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat dikonfirmasi membenarkan telah menerima pengaduan dari Format. Selanjutnya pihaknya masih akan menganalisi pengaduan tersebut. Jika memang ditemukan adanya tindak pidana, Kusworo memastikan akan langsung ditindak lanjuti sesuai perundang-undangan yang berlaku.

(367 views)