Keterbukaan Informasi Publik Jember Masih Terendah se Jawa Timur

Meski sudah dibentuk Dinas Kominfo Kebupaten atau Kota sejak tahun 2016 lalu, akses keterbukaan informasi publik Kabupaten Jember hingga saat ini masih sangat rendah. Dari 38 Kabupaten atau kota se Jawa Timur, Kabupaten Jember berada di urutan 38.

Demikian yang disampaikan Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur  Ketty Tri Setyorini. Kepada sejumlah wartawan Ketty menjelaskan, setiap akhir tahun tahun Komisi Informasi Jatim menyelenggarakan monitoring dan evaluasi untuk melihat kemajuan dan perkembangan keterbukaan informasi di Jawa Timur. Untuk saat ini pihaknya sedang melakukan penilaian terhadap SKPD Provinsi Jatim, KPU dan Bawaslu Kabupaten-Kota, serta meminta masing-masing Kepala Daerah Kabupaten-Kota, merekomendasikan satu desa unggulan untuk dilakukan evaluasi.

Untuk Kabupaten Jember sendiri lanjut Ketty, Bupati Faida menunjuk Desa Sumbersalak Kecamatan Ledokombo. Setelah dilakukan penilaian sementara  melalui website resmi desa tersebut, ternyata Desa Sumbersalak memang layak untuk dilakukan visitasi.

Namun setelah diminta mengisi kuisioner penilaian diri sendiri, ternyata Jember tidak memenuhi krteria minimal penilaian atau dibawah angka 50, sehingga tidak perlu dilakukan kunjungan atau visitasi. Dari 38 Kabupaten-kota se Jawa Timur hanya ada 21 yang memiliki nilai di atas angka 50. Sementara Jember hingga saat ini masih berada di urutan 38 atau berada di urutan terakhir.

Atas kondisi tersebut Ketty meminta Pemkab Jember terus melakukan pembenahan. Sebab meski sejak dua tahun lalu seluruh Kabupaten Jember memiliki Dinas Kominfo, belum ditemukan adanya perkembangan sedikitpun.

(640 views)