Puluhan GTT Mogok Ngajar Siswa SD di Pakusari Kleleran

Puluhan GTT-PTT se Kecamatan Pakusari, hari ini hingga 3 hari kedepan melakukan aksi mogok mengajar. Akibatnya Ratusan siswa di 17 SD se Kecamatan Pakusari kleleran, tidak ada jam pelajaran mulai pagi hingga pulang sekolah.

Menurut Ketua Front Pembela Honorer Indonesia FPHI Jember Muhammad Ali Jamil, aksi mogok mengajar ini merupakan bentuk protes terhadap kebijakan Pemerintah Pusat, yang membatasi usia maksimal 35 tahun untuk diangkat menjadi PNS. Belum lagi persoalan Pemkab yang belum memberikan kesejahteraan layak bagi GTT-PTT.

Honor GTT-PTT di Jember bersumber dari dana Progam Pendidikan Gratis, yang sampai detik ini belum dicairkan. Bahkan di Jember masih ada sekitar seribu GTT, yang belum mendapat Surat Penugasan dari Bupati, sehingga nasib mereka semakin tidak jelas. Segala upaya sudah dilakukan tetapi tidak membuahkan hasil. Karena itu terpaksa GTT-PTT di Kecamatan Pakusari melakukan aksi mogok mengajar.

Untuk tahap awal rencananya mogok mengajar di Kecamatan Pakusari ini akan berlangsung selama 3 hari. Jika belum juga ada respon dari pemerintah, Jamil memastikan aksi mogok ini akan diikuti secara serentak oleh GTT se Kabupaten Jember.

Akibat aksi mogok mengajar ini, ratusan siswa di 17 SD se Kecamatan Pakusari tidak ada kegiatan belajar. Sehingga mereka akhirnya hanya bermain di halaman sekolah, mulai pagi hingga jam pulang sekolah,, bahkan beberapa murid diajak pulang oleh orang tuanya.

(335 views)