FKUB dan Mantan Aktivis HTI Tolak Paham HTI di Indonesia

Forum Kerukunan Umat Beragama FKUB Jember bersama eks pengurus Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI, berkomitmen bersama menolak paham HTI, yang hingga saat ini masih tumbuh subur di kabupaten Jember,, komiten tersebut disampaikan FKUB dan eks HTI, dalam acara disikusi yang difasilitasi Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, di salah kafe kanca kona selasa siang,,

Kepada sejumlah wartawan Kusworo menyampaikan, meski ormas HTI sudah dibubarkan dan dinyatakan sebagai ormas terlarang di Indonesia, ternyata pahamnya masih tumbuh subur di Indonesia, termasuk di Kabupaten Jember,, agar tidak menimbulkan keresahan dan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa, Kusworo mengajak FKUB dan eks anggota HTI yang berada di Jember, untuk duduk bersama mencarikan solusi bersama,,

Dalam forum tersebut, tidak hanya FKUB, ternyata sejumlah mantan HTI yang pernah menajadi pengurus HTI cabang Jember, Provinsi Jatim hingga HTI pusat, sepakat bahwa ajaran HTI bertentangan dengan nilai-nilai Pancasilan dan Undang-Undang Dasar 1945. karena itu, fkub dan mantan HTI berkomitmen bekerjasama dengan Polres Jember, untuk memberantas paham HTI, yang masih didoktrinkan melalui kajian keagamaan secara tertutup, atau dor to dor,, Kusworo juga meminta tokoh agama yang moderat, membantu menyadarkan mantan HTI yang masih bersikukuh dengan ideologi yang dianutnya.

Sementara Ketua FKUB Jember Abdul Muiz membenarkan, bahwa pihaknya masih mendeteksi adanya sejumlah mantan HTI yang masih beroperasi di Kabupaten Jember. Karena itu, FKUB dan eks HTI yang sudah menyatakan menolak paham HTI, sepakat untuk membantu Polres Jember, memberantas paham HTI di Jember,,

Meski demikian lanjut Muiz, tindakan yang dapat diambil hingga saat ini, hanya berupa tindakan untuk menyadarkan mereka, agar kembali ke Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 NKRI. Sebab berdasarkan kajian keagamaan, ajaran khilafah yang mereka usung, bukan satu-satunya sistem kenegaraan yang ditawarkan dalam Islam,,

Sementara salah satu mantan aktivis HTI Ruslan Sobara menjelaskan, setelah mempelajari sejumlah kitab akhirya bisa memahami, ideologi khilafah yang menjadi tujuan HTI, bukanlah satu-satunya sistem pemerintahan yang ditawarkan dalam Islam. Bahkan menurut Islam, perjuangan mewujudkan khilafah dengan menyebarkan fitnah dan mengundang kebencian terhadap kelompok lain, bukan bagian dari ajaran Islam.

(1,833 views)