Pengedar Obat Keras Berbahaya Mulai Lakukan Transaksi Di Sawah

Dua orang pengedar obat keras berbahaya berinisial MT dan MS warga desa tegalwangi kecamatan umbulsari, jumat sore ditangkap unit reskrim polsek umbulsari saat melakukan transaksi di areal persawahan desa setempat. Tersangka sengaja memilih sawah sebagai tempat melakukan transaksi, agar tidak diketahui oleh masyarakat.
Kapolsek umbulsari AKP Sunarto menceritakan, jika sebelumnya pihaknya berhasil menangkap pengedar obat keras berbahaya di seputaran pemukiman warga. Ternyata pengedar kali ini, mulai bergeser menjadikan areal persawahan sebagai tempat transaksi barang haram tersebut.
Jumat sore pihaknya menerima informasi dari masyarakat, bahwa pemuda berinsisal mt hendak mengedarkan okerbaya di areal persawahan. Berbekal informasi tersebut, unit reskrim polsek umbulsari meluncur ke TKP, dan berhasil memergoki tersangka MT sedang melakukan transaksi dengan rekannya berinisial MS. Agar tidak meresahkan masyarakat, kedua tersangka digelandang ke mapolsek umbulsari.
Kepada penyidik tersangka mengaku, sengaja menjadikan area persawahan sebagai tempat transaksi obat terlarang, agar tidak diketahui petugas. Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 170 butir okerbaya, dan uang hasil penjualan sebesar 20 ribu rupiah. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 196 subsider pasal 197 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara, dan denda 10 miliar rupiah.

(223 views)