GMNI Tuntut Konflik Tanah di Jember Segera diselesaikan

Dalam rangka memperingati hari tani, puluhan aktivis GMNI Jember menggekar aksi unjuk rasa. Mereka menuntut agar konflik tanah di Kabupaten Jember yang melibatkan petani segera dituntaskan.

Korlap Aksi Irham Fidaruzziar menyebutkan, sampai detik ini masih ada beberapa konflik tanah di Kabupaten Jember yang belum terselesaikan. Di antaranya konflik tanah masyarakat Curahnonggo dengan PTPN 12, konflik agraria di Kawasan Silo dan konflik masyarakat Sukorejo dengan TNI.

Irham menilai sejauh ini dirinya menilai Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, belum serius menyelesaikan konflik agraria di Kabupaten Jember. Karena itu bertepatan dengan hari tani, GMNI menyerukan agar pemerintah menegakkan Undang-undang Nomor 5 tentang agRaria, dan segera direalisasikan dengan serius.

GMNI juga menyerukan agar Pemkab Jember menghentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap petani, dan menjaga ketersediaan lahan pertanian di Kabupaten Jember. Setelah melakukan aksinya di Bundaran DPRD Jember, puluhan massa melanjutkan aksinya di halaman Pemkab Jember.

(464 views)