Hindari Benturan Di Lapangan Kapolres Jember Ngobrol Pintar bersama Aktivis Mahasiswa

Benturan dilapangan biasanya terjadi akibat tertutupnya akses komunikasi. Karena itu agar tidak terjadi benturan di lapangan, pemangku kebijakan harus membuka akses komunikasi seluas-luasnya. Demikian disampaikan kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, dalam acara ngobrol pintar atau ngopi bareng BEM dan Organisasi kemahasiswaan seluruh universitas di Jember Sabtu malam.

Menurut Kusworo akhir-akhir ini di beberapa daerah seperti Lampung, Bengkulu dan beberapa daerah lain, aksi mahasiswa untuk menyalurkan aspirasinya berakhir bentrok. Kusworo menyadari mahasiswa sebagai generasi milenial memiliki potensi cukup tinggi. Mereka juga merupakan generasi kritis terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah, dan juga sebagai kepanjangan tangan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat.

Karena itu Sabtu malam dirinya sengaja mengundang para presiden BEM dan pengurus organisasi kemahasiswaan dari semua perguruan tinggi yang ada di Jember, untuk ngopi bareng di kediamannya. Kusworo berharap dengan ngopi bareng ini akses komunikasi dan hubungan emosional antara polres Jember dengan mahasiswa terjalin dengan baik, sehingga kondusifitas kabupaten Jember dapat tercapai.

Dengan kemudahan akses komunikasi ini Kusworo berharap, jika ada persoalan-persoalan mahasiswa dapat berkomunikasi dengan polres Jember untuk di jembatani. Sehingga ketika mereka menyampaikan pendapat dimuka umum, pesannya dapat tersampaikan dan mendapatkan solusi terbaik, tanpa harus terjadi pelanggaran hukum apalagi sampai benturan fisik.

Sementara Wasik presiden BEM IAIN Jember memberikan apresiasi terhadap inisiatif kapolres Jember, mengundang aktivis mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi yang ada, untuk ngopi bareng di kediamannya. Dalam kesempatan tersebut mahasiswa menyampaikan harapannya kepada pihak kepolisian saat mengamankan aksi mahasiswa.

Wasik tidak minta polisi berdiri membela mahasiswa, ataupun membela penguasa. Dirinya sangat paham polisi mempunyai tugas mengamankan pengunjuk rasa, obyek yang diunjuk rasa serta masyarakat sekitar. Untuk itu wasik berharap polisi bisa tetap berdiri di tengah-tengah demi kebenaran dan kepentingan masyarakat kecil.

(280 views)