KPU Tidak Membatasi Jumlah Alat Peraga Kampanye dalam Pemilu 2019

Berbeda dengan Pilkada lalu dimana KPU memberikan batasan terhadap jumlah alat peraga kampanye, Pemilu 2019 mendatang KPU tidak lagi membatasi jumlah Alat Peraga Kampanye. Hal ini merespon masukan masyarakat dalam pemilu sebelumnya, agar sosialisasi kepada masyarakat lebih masif.

Komisioner KPU Kabupaten Jember Ahmad Hanafi menegaskan, dalam pemilu 2019 mendatang peserta pemilu dalam hal ini partai politik, diperbolehkan menambah sendiri Alat Peraga Kampanye selain yang sudah disiapkan oleh KPU. Hal ini dilakukan untuk merespon masukan masyarakat agar sosialisasi kepada masyarakat lebih masif, sehingga partisipasi masyarakat diharapkan meningkat.

Meski demikian lanjut Hanafi, selain mengacu kepada Peraturan KPU, peserta pemilu diminta tetap memperhatikan faktor estetika dan mengacu kepada Perda dan Perbup dalam.pemasangannya. Sebab jika ditempatkan di titik-titik yang sudah dilarang, Bawaslu ataupun Satpol PP bisa langsung menurunkannya secara paksa.

Seperti diketahui dalam Pilkada Gubernur beberapa waktu lalu, KPU sudah menyiapkan Alat Peraga Kampanye pasangan calon, desainnya dari tim pemenangan masing-masing calon yang diserahkan kepada KPU. Tim Paslon hanya boleh menambah alat peraga kampanye maksimal 150 persen dari yang sudah disediakan. Bahkan titik di mana alat peraga tersebut dipasang juga harus dilaporkan kepada KPU.

(592 views)