PTPN 12 Respon Positif Inisiatif Pemkab Jember Meminta dimediasi Kemenkumham

PTPN 12 merespon positif upaya Pemkab Jember meminta Kementerian Hukum dan Ham, memediasi permasalahan-permasalahan yang menyebabkan rencana pengembangan Bandara Notohadinegoro Jember tertunda. Demikian disampaikan Kepala Bagian Pengkajian dan Pengembangan PTPN 12 Khoirul Aman Ady kepada sejumlah wartawan.

Menurut Khoirul, dengan mediasi yang akan dilakukan Kemenkumham dirinya yakin semua aturan perundangan akan menjadi bahan pertimbangan, di antaranya aturan-aturan yang berlaku di Kementerian BUMN. Khoirul mencontohkan syarat harus adanya rekomendasi dari Dewan Komisaris yang kemudian disetujui pemegang saham.

Untuk mendapatkan rekomendasi Dewan Komisaris itulah dalam Peraturan Menteri BUMN menyebutkan, perlu adanya surat tertulis dari Bupati dan masterplan. Jika kemudian ada pendapat lain berupa legal opinion dari Kemenkumham, PTPN 12 dengan senang hati akan melaksanakannya. Pada prinsipnya dalam hal pengembangan Bandara Notohadinegoro ini, PTPN 12 dalam posisi membantu agar bisa segera terlaksana tanpa ada pihak yang bermasalah hukum di kemudian hari.

Diberitakan sebelumnya Kabag Hukum Pemkab Jember Ratno Cahyadi Sembodo melalui telefon selularnya menjelaskan, kondisi berubah-ubahnya permintaan PTPN 12 ini jauh hari sudah diprediksi oleh Bupati Jember. Karena itu tertanggal 3 Agustus lalu, Bupati sudah berkirim surat kepada Kemenkumham sebagai lembaga yang berwenang melakukan harminisasi undang-undang, untuk memediasi penyelesaian persoalan ini.

(360 views)