Tiga Tahun Berturut-turut Laju Perekonomian Jember Menurun

Selama tiga tahun berturut-turut, laju perekonomian Kabupaten Jember mengalami penurunan. Dibandingkan tahun 2016 lalu, pertumbuhan ekonomi Jember pertahun 2017 mengalami penurunan dari 5,23 persen menjadi 5,11 persen, atau turun sebesar 0,12 persen.

Demikian yang disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Jember Indriya Purwaningsih. Kepada sejumlah wartawan Indry menjelaskan, berdasarkan perhitungan Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB Jember dan harga pasar, selama tiga tahun terkahir dari tahun 2015 hingga 2017, pertumbuhan perekonomian Jember terus mengalami penurutan. Indry merinci laju pertumbuhan ekonomi Jember tahun 2015 lalu mencapai 5,36 persen, tahun 2016 turun menjadi 5,32 persen, bahkan di tahun 2017 juga mengalami penurunan menjadi 5,11 persen.

Menurut Indry menurunnya laju perekonomian di Kabupaten Jember, disebabkan oleh menurunkan produktifitas komuditas pertanian, yang merupakan penyumpang terbesar perekonomian Jember. Jika tahun 2015 lalu jember pertanian mampu mendongkrak perekonomian Jember sebesar 3,99 persen, di tahun 2016 turun menjadi 3,29 persen, bahkan, di tahun 2017 lalu kembali mengalami penurunan menjadi 2,15 persen.

Lebih lanjut Indry menjelaskan, meski komuditas pertanian  terus mengalami penuruan selama tiga tahun terkahir. Ternyata untuk komudiatas pertambangan dan penggalian terus meningkat pesat, tahun 2015 sebesar 2,97 persen, tahun 2016 sebesar 4,99 persen, dan tahun 2017 menjadi 5,69 persen.

(1,036 views)