Penemuan Selo Bonang Terancam diserahkan ke Pihak Ketiga

Meski sudah mendapat pengakuan dari Pemprov Jawa Timur, namun hingga saat ini belum ada pengakuan dari Pemkab Jember, terhadap penemuan batu bernada atau selo bonang  di Kecamatan Jelbuk. Jika sampai bulan Agustus mendatang belum juga ada pengakuan dari Pemkab Jember, pemilik sekaligus penemu selo bonang Hadi Purnomo, akan menyerahkan penemuan selo bonang kepada pihak ke tiga.

Kepada sejumlah wartawan Hadi menjelaskan, tahun 2017 lalu, penemuan selo bonang sudah mendapat surat rekomendasi dari tim ahli Pemprov Jawa Timur, agar segera ditindak lanjuti oleh Pemkab Jember. Namun, ternyata hingga saat ini belum ada satupun perwakilan dari Pemkab Jember, yang menindak lanjuti keberadaan penemuan selo boning.

Karena itu, karena keterbatasan anggaran untuk biaya pengelolaan. Jika sampai bulan Agustus mendatang masih belum ada iktikad baik dari Pemkab Jember, Hadi memastikan akan menyerahkan penemuan selo bonang kepada pihak ketiga. Hadi mengaku, saat ini, sudah ada sejumlah pihak yang mengajukan diri untuk memiliki penemuan selo bonang, baik dari luar daerah Jember, maupun luar negeri.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Jember hingga hari ini belum mengakui penemuan selo bonang atau batu bersuara di Desa Panduman Jelbuk, sebagai salah satu destinasi wisata Kabupaten Jember. Karena itu hingga hari ini selo bonang masih dikelola mandiri oleh masyarakat setempat.

(389 views)