Seluruh Biaya Pengobatan Yuliana Akhirnya ditanggung BPJS Ketenagakarjaan

IMG-20180605-WA0024

Hingga Senin siang Yuliana GTT SDN Sidomulyo 9 Silo yang menjalani perawatan di RSD Subandi Jember akibat kecelakaan, masih terdaftar sebagai pasien umum dan harus menanggung sendiri biaya pengobatannya. Sebab Yuliana bersama 160 GTT lain di Kecamatan Silo, memiliki tunggakan iuran BPJS selama 8 bulan terakhir.

Kepala Dinas Pendidikan Jember Mohammad Ghozali, mengaku sudah mendengar bahwa Yuliana yang terdaftar secara kolektif bersama 160 GTT-PTT di Kecamatan Silo, memiliki tunggakan iuran BPJS Ketenagakerjaan selama 8 bulan, yakni sebesar 12 juta rupiah lebih.

Karena itu dirinya akan berupaya mencari cara untuk mendapatkan dana, agar tunggakan iuran BPJS ketenagakerjaan tersebut bisa segera terbayarkan. Sehingga biaya pengobatan yang harus ditanggung oleh keluarga bisa lebih ringan.

Sementara Ketua PGRI Jember Supriyono ketika dikonfirmasi Selasa sore mengatakan, PGRI sudah membantu melunasi tunggakan iuran BPJS untuk 160 GTT-PTT Kecamatan Silo, sebesar 12 juta 800 ribu rupiah Selasa siang.

Hal ini juga dibenarkan Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Jember Hadi Susanto. Menurut Hadi Selasa siang tunggakan iuran BPJS untuk 160 GTT-PTT Kecamatan Silo sudah dilunasi. Bahkan pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan pihak rumah sakit, bahwa biaya perawatan Yuliana hingga sembuh, seluruhnya ditanggung BPJS Ketenagakerjaan, tanpa ada batasan maksimal.

(628 views)