Forkopimda Sepakat Mencegah Peredaran Buku “57 Khutbah Jumat”

IMG-20180328-WA0012

Majelis Ulama Indonesia atau MUI Jember, akhirnya menjelaskan alasannya bersama Forkopimda, untuk sepakat mencegak peredaran buku berjudul “57 Khutbah Jumat”, karena dinilai bertentangan dengan faham mayoritas masyarakat Jember.

Dalam rilisnya Ketua MUI Jember Abdul Halim Subahar menjelaskan, setelah dilakukan kajian mendalam, ada beberapa kejanggalan dalam buku tersebut. Selain tidak ada nama penerbit dan ijin edar, dalam buku tersebut hanya mencantumkan satu sumber saja tanpa ada sumber lain sebagai pembanding. Sehingga dikhawatirkan akan memicu terjadinya konflik bagi masyarakat yang tidak sepaham dengan sumber yang digunakan.

Karena itu Forkopimda Kabupaten Jember, sepakat mencegah buku tersebut di edarkan di Masjid-Masjid, apalagi masyoritas masyarakat Jember menganut faham sunni. Saat ini lanjut Halim, ada sekitar 14 Ribu buku yang sudah diamankan di Markas Kodim 0824 Jember.

Diberitakan sebelumnya, dalam seminar yang dilakasanakan di Makodim 0824 dengan menghadirkan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Yudi Latief, sekaligus dilakukan launching buku berjudul “57 Kutbah Jumat”, oleh Habib Ali Assegaf selaku salah satau narasumber.

(648 views)