Jenasah Santri Ponpes Al Qonaah Wuluhan Ditemukan Mengapung Di Sungai

Setelah dilakukan pencarian selama 2 hari, santri Pondok Pesantren Al Qonaah Wuluhan yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Ketangi, Sabtu pagi berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Kapolsek Wuluhan AKP Zaenuri saat dikonfirmasi membenarkan sudah ditemukannya korban. Menurut Zaenuri, proses pencarian yang dilakukan Tim Sar BPBD dan Polsek Wuluhan sempat dihentikan, Sabtu pagi Polsek Wuluhan mendapat informasi dari warga, yang mengaku melihat sosok mayat mengapung di Sungai Ketangi.

Tim Sar BPBD dan Anggota Polsek Wuluhan kemudian mendatangi TKP, untuk memastikan bahwa jasad yang ditemukan warga tersebut merupakan jasad santri yang dilaporkan hilang terseret arus. Setelah diperiksa ternyata jasad tersebut memang Ahmad Muhtar, salah satu santri Ponpes Al Qonaah asal Cilacap Jawa Barat.

Saat ditemukan lanjut Zaenuri, jasad korban mengapung di sungai Ketangi dalam kondisi telungkup, masih lengkap dengan celana pendek yang di pakainya. Sama sekali tidak ditemukan adanya luka akibat kekerasan dalam tubuh korban. Usai dilakukan visum di Puskesmas setempat, jasad korban kemudian diantarkan ke Ponpes Al Qonaah.

(1.175 views)