Setelah upaya melalui jalur Parlemen gagal, PGRI minta Kapolres Jember memediasi pertemuan dengan Pemkab, untuk memperjuangkan Surat Penugasan bagi GTT-PTT. Sebab mediasi yang diupayakan DPRD tidak membuahkan hasil.
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo yang hadir langsung mengikuti hearing PGRI bersama DPRD Selasa siang, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, untuk memfasilitasi mediasi dengan Pemkab Jember. Kusworo berjanji akan segera membuka komunikasi dengan Bupati terkait persoalan yang dialami GTT-PTT.
Salah satu tugas kepolisian lanjut Kusworo, adalah menjaga dan mengantisipasi gangguan ketertiban masyarakat. Jika aspirasi GTT-PTT ini tidak ditindaklanjuti, Kusworo khawatir akan berdampak terhadap stabilitas ketertiban masyarakat. Untuk itu meski belum bisa menjanjikan apapun, dirinya akan berupaya menjembatani pertemuan antara PGRI dengan Bupati, agar aspirasi yang disampaikan GTT-PTT mendapat perhatian.
Sementara Ketua PGRI Jember Supriyono, mengaku sudah tidak menemukan jalan lain selain aksi solidaritas, karena upaya melalui jalur Parlemen buntu akibat tidak ada respon dari Pemkab Jember.
Supriyono berharap dengan di mediasi oleh Kapolres, PGRI dan perwakilan GTT-PTT bisa bertemu langsung dengan Bupati, sehingga GTT-PTT segera mendapat kepastian tentang Surat Penugasan yang selama ini mereka tunggu-tunggu.
(896 views)