Polsek Bangsalsari Gagalkan Penyelundupan Pupuk Bersubsidi

Polsek Bangsalsari, Rabu sore berhasil menggagalkan penyelundupan pupuk urea bersubsidi seberat 2,1 ton, serta 4 kwintal pupuk organic. Diduga pupuk yang harusnya digunakan oleh petani Desa Tisnogambar ini, rencananya akan dikirim ke desa-desa lain oleh warga setempat berinisial IF.

Kapolsek Bangsalsari Akp Tulus Dwi Sutarta menceritakan, rencana penyelundupan pupuk ini terungkap setelah pihaknya mendapat informasi dari tokoh masyarakat setempat, yang melihat sebuah truk Nopol AD-1633-HF bermuatan pupuk urea dan pupuk organik, berada di depan kios milik IF. Saksi yang merasa curiga langsung melaporkannya ke Mapolsek setempat.

Saat itu juga Anggota Polsek Bangsalsari meluncur ke TKP, namun truk yang dimaksud sudah tidak ada di tempat semula. Setelah dilakukan pengejaran, truk tersebut akhirnya berhasil dihentikan di Jalan Desa Banjarsari. Karena tidak dapat menunjukkan dokumen yang sah, tersangka beserta barang buktinya langsung digelandang ke Mapolsek Bangsalsari.

Menurut keterangan tersangka, pupuk tersebut rencananya akan dikirim ke luar Desa yang dianggap kekurangan pupuk. Padahal sesuai aturan, pembelian pupuk bersubsidi, harus berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok atau RDKK, yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan petani di masing-masing Desa. Sehingga pengiriman pupuk keluar Desa tidak dapat dibenarkan.

Lebih jauh Tulus menjelaskan, saat ini penangan kasus penyelundupan pupuk bersubsidi ini sudah dilimpahkan ke Unit Tipiter Polres Jember. Sambil menunggu hasil pemeriksaan, untuk sementara tersangka hanya dikenakan wajib lapor.

(552 views)