Warga Songgon yang Ditemukan Tewas di Sungai Curah Takir Dibunuh Teman Kerjanya Sendiri

Pelaku pembunuhan terhadap Poniran warga Songgon Banyuwangi yang jenasahnya ditemukan di Sungai Desa Curahtakir Tempurejo beberapa waktu lalu, ternyata merupakan teman kerja korban. Pelaku berinisian MN warga Desa Mulyorejo Silo, Minggu malam ditangkap Unit Resmob Polres Jember di tempat persembunyiannya.

Wakapolres Jember Kompol Edo Satya Kentriko menjelaskan, pasca jenasah korban ditemukan di Sungai Curah Takir beberapa waktu lalu, Sat Reskrim Polres Jember melakukan penyelidikan. Ternyata dugaan kuat mengarah kepada MN, yang merupakan teman kerja korban sesama pemborong saat di Bali.

Edo menduga pembunuhan ini sudah direncanakan dengan matang oleh tersangka. Terbukti korban dan tersangka pulang dari Bali bersama-sama, dengan mengendarai motor korban. Sesampai di Desa Curahtakir, tersangka mengajak korban mandi di sungai. Saat mandi itulah tersangka memukul kepala korban dengan palu berkali-kali, hingga korban meregang nyawa.

Saat akan dilakukan penangkapan, ternyata tersangka sudah tidak ada dirumahnya. Tersangka akhirnya berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya, di Desa Lojejer Wuluhan. Karena mencoba kabur saat akan ditangkap, polisi terpaksa melumpuhkan tersangka dengan tembakan di kaki kanannya.

Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti motor korban, yang disembunyikan dengan cara dipendam di dapur rumah tersangka. Polisi juga mengamankan barang bukti palu yang digunakan untuk membunuh korban tidak jauh dari tempat kejadian perkara.

Hingga berita ini diturunkan tersangka beserta barang bukti, masih diamankan di Mapolres Jember untuk proses hukum lebih lanjut. Akibat perbuatannya tersangka akan dijerat pasal 362 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

(700 views)