FKB, Gerindra Dan Fraksi Amanat Pembangunan Kritik Keras Bupati

3 Fraksi DPRD Jember, Fraksi Kebangkitan Bangsa, Gerindra dan Fraksi Amanat Pembangunan, layangkan kritik keras terhadap bupati Jember, yang disampaikan dalam paripurna pandangan akhir fraksi atas Laporan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD 2016 Senin siang.

Fraksi kebangkitan bangsa melalui juru bicara fraksi Tatin Indrayani menilai, bupati harus banyak mendengar dan belajar kembali atas rendahnya penyerapan anggaran di Jember. Bukan justru melimpahkan kesalahan kepada pemerintahan sebelumnya, ataupun menyalahkan terjadinya perubahan regulasi. Sebab di Jawa Timur ada 17 kabupaten dan kota lain, yang juga mengalami hal yang sama tetapi dapat berjalan dengan baik.

FKB juga menyoroti penataan birokrasi yang tak kunjung kondusif. Terbukti semakin banyak pejabat yang mundur dari jabatannya, maupun pensiun dini meski sebenarnya masih di usia produktif. Hal ini terjadi karena bupati dinilai tidak memberikan kepercayaan penuh kepada kepala OPD, untuk membantu menjalankan roda pemerintahan.

Hal senada diungkapkan Fraksi Amanat Pembangunan, yang menilai bupati telah melakukan kebohongan publik dengan mengatakan bahwa proyek pengadaan lampu penerangan jalan umum di dinas PU Cipta Karya gagal lelang. Padahal sebelumnya lelang sudah dilakukan, bahkan sudah ditetapkan pemenangnya. Namun tiba-tiba Pemkab Jember membatalkan sepihak lelang tersebut.

Sementara Fraksi Gerindra menyoroti tidak cairnya bantuan hibah untuk Persid Jember, padahal anggaran 1 milyar untuk Persid sudah di tetapkan dalam APBD 2017. Apalagi saat ini Persid sedang berada dalam performance terbaiknya, sehingga baik Persid junior maupun senior sama-sama menjadi juara klasemen sementara.

Tanpa adanya bantuan dana dari pemerintah daerah, tentu sangat berat bagi Persid untuk melanjutkan pertandingan putaran berikutnya, yang hampir bisa dipastikan akan tandang hingga ke luar Jawa.

(761 views)