Seluruh Hibah Bansos 2017 Tidak Mungkin Bisa Dicairkan

Seluruh Dana Hibah dan Bansos yang dialokasikan dalam APBD 2016 awal, bisa dipastikan tidak akan bisa dicairkan. Sebab meski sudah ditetapkan dalam APBD, ternyata hingga hari ini SK Bupati terkait Penetapan Penerima Hibah yang harusnya sudah ada sebelum diajukan dalam KUA PPAS, masih belum ada.

Ketua Tim Anggaran Pemkab Jember Mirfano menjelaskan, setelah dilakukan verifikasi, dari total 1.103 item Hibah dan Bansos usulan DPRD dan Pemkab, hanya 352 usulan yang sudah ada proposalnya.

Sedangkan SK Bupati terkait Penetapan Penerima Hibah dan Bansos, saat ini masih akan dibuat. Mirfano yang saat itu belum menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran ini menduga, karena penyusunan APBD saat itu terburu-buru, sehingga SK Penetapan dari Bupati belum sempat dibuat.

Keterangan Mirfano ini membuat seluruh Anggota Badan Anggaran DPRD Jember terkejut. Sebab seharusnya sesuai sistem penganggaran, SK Penetapan Penerima Hibah sudah harus ada sebelum diajukan dalam KUA PPAS, yang kemudian dituangkan dalam buku besar APBD yang ditetapkan bersama, dan dievaluasi oleh Gubernur.

Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaedi menilai, jika demikian pembahasan Hibah dan Bansos dalam APBD 2017 lalu hanya dagelan yang tidak ada manfaatnya. Sebab tanpa adanya SK Penetapan Bupati, alokasi anggaran untuk Hibah dan Bansos menjadi cacat hukum. Apalagi SK Penetapan Hibah dan Bansos tidak mungkin bisa di antidatir.

(909 views)