Rumah Kost Mahasiswi di Jalan Kalimantan Menjadi Gudang Penyimpanan Ratusan Ribu Obat Kuat Ilegal

Balai Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM Surabaya bersama Polda Jawa Timur, akan mengembangkan penyelidikan terhadap SL, seorang Notaris warga Kaliwates yang tertangkap memiliki Ribuan obat kuat ilegal yang masuk dalam daftar public warning BPOM.

 

Kepala Seksi Penyidikan Bpom Surabaya Siti Amanah menjelaskan, penggerebekan gudang obat ilegal di Rumah Kost mahasiswi yang terletak di Jalan Kalimantan jember ini, merupakan penggerebekan dengan jumlah barang bukti terbesar selama ini. Yakni berupa Ratusan Ribu obat kuat ilegal senilai 2 Milyar Rupiah, yang terdiri dari sekitar 200 merk.

 

Berdasarkan keterangan sementara menurut Siti, SL mengaku membeli obat kuat ilegal tersebut dari Solo Jawa Tengah, untuk di perjual belikan kembali di Jember dan Kabupaten sekitar. Mmenurut Siti, BPOM surabaya akan berkoordinasi dengan Polda Jatim, untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, sampai mengarah langsung kepada pabriknya sesuai pengakuan SL.

 

Lebih rinci Siti Amanah menceritakan, penggerebekan Rumah Kost di Jalan Kalimantan 69 ini, merupakan pengembangan dari penggerebekan toko jamu milik SL di Jalan Cokroaminoto dan Jalan Sunan Drajat Kecamatan Kaliwates.

 

Ternyata SL memanfaatkan Rumah Kost di Jalan Kalimantan 69 sebagai gudang penyimpanan. Agar aksinya tidak diketahui warga, SL sengaja menutup 9 kamar kost, dengan membuat sebuah lubang kecil tertutup lemari, sebagai penghubung antar kamar.

 

Sementara Ketua RT Tegalboto Lor Nursamsu Ibrahim, mengaku tidak pernah mengetahui Rumah Kost tersebut sebagai tempat penyimpanan obat illegal. Meski sudah 5 tahun bertetangga, dirinya hanya mengetahui bahwa SL sehari-hari berprofesi sebagai Notaris.

(907 views)