Status Lahan Bandara Yang Akan Dijadikan Embarkasi Haji Masih Belum Jelas

Rencana Pengembangan Bandara Notohadinegoro menjadi Bandara Internasional dan Embarkasi Haji, sampai saat ini masih berkutat urusan status lahan. Hal ini terungkap dalam hearing antara Komisi C DPRD Jember bersama Bappekab Selasa Siang.

Kepala Bappekab Jember Edi Budi Susilo usai hearing menjelaskan, sampai saat ini status lahan Bandara Notohadinegoro masih belum jelas. Sehingga ada kesepakatan antara Eksekutif dan Legislatif, di tahun anggaran 2017 ini tidak dilakukan pembangunan fisik terlebih dahulu.

Saat ini lanjut Edi, tim yang dibentuk Pemkab Jember, SEDANG bekerja keras berkoordinasi dengan Kementerian BUMN, untuk memperjelas status lahan Bandara,, apakah lahan tersebut akan dihibahkan kepada Pemkab, atau justru kerjasama operasionalnya yang diperpanjang. Yang pasti Edi menargetkan tahun 2017 ini status lahan Bandara sudah selesai.

DPRD Jember sebelumnya menyatakan khawatir janji kerja Bupati untuk menjadikan Bandara Notohadinegoro sebagai Bandara Internasional dan Embarkasi Haji sulit terealisasi. Sebab banyak persyaratan yang harus dipenuhi, sedangkan persoalan status lahan saja sampai saat ini belum ada kejelasan.

(372 views)