Meski Dilarang Masyarakat Kembali Lakukan Aksi Tutup Lubang Jalan

Meski sempat dilarang dan dianggap sebagai gerakan provokatif, sejmulah elemen masyarakat minggu malam kembali melakukan aksi tutup lubang jalan. Hal ini dilakukan karena mereka tidak ingin ada lagi masyarakat mengalami kecelakaan akibat jalan berlubang.

ahmad wan prasetiono sebagai salah satu penggagas aksi tutup lubang jalan ini menegaskan, kegiatan ini murni dilakukan oleh masyarakat, bukan bertujuan untuk menggantikan peran pemerintah dalam pemeliharaan fasilitas publik, dan juga bukan untuk melakukan provokasi.

Tetapi aksi tutup lubang jalan dengan menggunakan anggaran dari para donatur ini, hanya karena dirinya bersama komunitas info warga jember atau IWJ, tidak ingin ada lagi masyarakat mengalami kecelakaan akibat jalan berlubang. Sebab menurut Prasetiono, dalam group IWJ banyak sekali postingan tentang kecelakaan akibat jalan berlubang.

Lebih jauh Prastiono menjelaskan, Minggu malam kemarin aksi tutup lubang jalan dilakukan di Sukorejo, Karimata, Mastrip dan Jalan Gatot Subroto. Rencananya menurut Prastiono, aksi ini akan terus dilakukan setiap hari Minggu malam.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas PU Bina Marga Rasyid Zakaria, melarang masyarakat melakukan aksi tutup lubang jalan menggunakan semen. Sebab hal ini secara tehnis kurang tepat, sehingga justru berbahaya bagi pengguna jalan.

(458 views)