Tim Saber Pungli Diminta Segera Realisasikan Sosialisasi Di Lembaga Pendidikan

Sejumlah lembaga pendidikan meminta tim Saber Pungli Polres Jember segera lakukan sosialisasi di lembaga pendidikan. Hal ini dirasa perlu dilakukan untuk mencegah terulangnya operasi tangkap tangan, kasus dugaan punguta liar di lingkungan pendidikan.

Kepala SMA Negeri 3 Jember Rosyid khawatir terjadinya OTT merupakan dampak kurangnya pemahaman kepala sekolah, termasuk komite tentang mekanisme penerimaan sumbangan dari wali murid.

Sebab meski sudah diatur jelas dalam undang-undang sistem pendidikan nasional, ternyata implementasi di bawah menimbulkan multi tafsir. Akibatnya penerapan sumbangan masyarakat dilakukan sesuai kebijakan sekolah masing-masing.

Untuk menghindari terjadinya kesalahan Rosyid berharap tim Saber Pungli segera melakukan sosialisasi khusus untuk lembaga pendidikan. Bisa dilakukan dengan cara turun ke sekolah-sekolah, atau dengan mengundang para kepala sekolah dan komite ke Mapolres Jember.

Lebih jauh Rosyid menjelaskan, kebutuhan operasional masing-masng sekolah tentu berbeda. Kebutuhan tersebut belum tentu bisa terpenuhi dengan dana bos, atau SPP yang sudah ditetapkan. Sehingga perlu adanya dukungan masyarakat berupa sumbangan orang tua siswa untuk kelancaran operasional sekolah.

Diberitakan sebelumnya Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo berencana melakukan sosialisasi ke instansi pelayanan publik dan lembaga pendidikan. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi, agar peristiwa OTT terhadap kepala SMKN 8 Semboro tidak terulang lagi di sekolah-sekolah lain.

(353 views)