Inflasi Jember Tertinggi Kedua Setelah Surabaya

meski masih lebih rendah dibanding inflasi propinsi Jawa Timur, inflasi yang terjadi di kabupaten Jember untuk bulan Januari tahun 2017 berada di urutan tertinggi kedua setelah Surabaya.

Kepala seksi statistik distribusi Badan Pusat Statistik kabupaten Jember Candra Birawa menjelaskan, bulan Januari 2017 kabupaten  Jember mengalami inflasi 1,46 persen. Angka tersebut lebih rendah dibanding angka inflasi kota Surabaya dan Jawa Timur yang mencapai 1,52 persen. Namun jika dibandingkan dengan seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur lainnya, angka inflasi di Jember masih lebih tinggi.

Berdasarkan data yang dihimpun BPS Jember, tercatat tarif listrik, bahan bakar minyak dan biaya perpanjangan surat kendaraan bermotor menurut Candra, menjadi penyumbang tertinggi terjadinya inflasi selama bulan Januari tahun 2017.

Lebih jauh Candra menjelaskan, untuk bulan Januari tahun 2017 semua kota di seluruh Indonesia mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di kota Pontianak sebesar 1.82 persen, disusul Singaraja Bali dengan angka 1,79 persen, kemudian Surabaya dan Singkawang mencapai 1.76 persen.

(500 views)