Bupati Dinilai Telah Lakukan Contempt Of Parliament

Wakil ketua DPRD Jember ayub junaedi menilai, bupati sudah berkali-kali mengabaikan peringatan dari dewan dan menabrak sejumlah aturan. Karena itu Ayub menilai bupati sudah melakukan contempt of parliament atau pelecehan terhadap parlemen, dan harus dipertanyakan melalui penggunaan hak interpelasi.

Kepada sejumlah wartawan Jumat siang Ayub mengatakan, penggunaan hak interpelasi ini bukan persoalan anggota dewan pendukung ataupun bukan pendukung, tetapi berbicara DPRD Jember secara kelembagaan.

Mestinya lanjut Ayub, tidak akan muncul fraksi pendukung dan bukan pendukung, karena yang dilecehkan adalah lembaga DPRD. Ayub justru heran bagaimana mungkin anggota dewan yang lain tidak merasa terlecehakan, ketika bupati mengabaikan peringatan dari dewan.

Sebelumnya sejumlah anggota dewan dari fraksi pendukung bupati menilai hak interpelasi belum perlu dilakukan. Sebab persoalan mutasi sekretaris DPRD Jember dinilai bisa dikomunikasikan secara informal kepada bupati tanpa harus menggunakan hak interpelasi.

(437 views)