Sekwan Dicopot, 4 Fraksi DPRD Interpelasi Bupati

4 fraksi DPRD Jember Rabu siang memastikan akan melakukan hak bertanya atau interpelasi terhadap bupati. Hal ini dilakukan karena keempat fraksi tersebut menilai, bupati telah melakukan pelanggaran terhadap undang-undang 17 tahun 2014 dan peraturan pemerintah nomor 18 tahun 2016.

Wakil ketua DPRD Jember Ayub Junaedi usai rapat pimpinan bersama tim ahli DPRD Jember Rabu siang menjelaskan, sesuai undang-undang no 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR DPD DAN DPRD serta PP nomor 18 tahun 2016, pengangkatan dan pemberhentian sekretaris DPRD oleh kepala daerah harus mendapat persetujuan pimpinan DPRD, setelah melalui konsultasi dengan pimpinan fraksi.

Namun proses tersebut lanjut Ayub, tidak pernah dilakukan oleh bupati tiba-tiba saja sekretaris DPRD Jember dicopot. Karenanya 4 fraksi DPRD Jember yakni Fraksi Gerindra, Fraksi Kebangkitan Bangsa, Fraksi Keadilan Sejahtera dan Fraksi Golkar, Rabu siang memastikan menggunakan hak konstitusionalnya berupa penggunaan hak interpelasi terhadap bupati.

Selain itu dalam waktu dekat pimpinan DPRD Jember juga akan mengkonsultasikan persoalan ini, kepada gubernur sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah pusat.

Sebelumnya Selasa malam bupati Jember Faida melakukan pelantikan 700 lebih pejabat eselon 2, 3 dan 4, salah satunya sekretaris DPRD Jember. Farouq yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris DPRD Jember, dipindah tugaskan menjadi kepala satuan polisi pamong praja. Sementara jabatan sekretaris DPRD hingga saat ini dibiarkan kosong.

(637 views)