Penyitaan Barang Bukti Operasi Pekat Tahun Ini Naik 34 Persen

Barang bukti yang berhasil diamankan Polres Jember dalam operasi pekat menjelang tahun baru kali ini, naik 34 persen dibanding beberapa bulan sebelumnya. Hal ini disampaikan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, usai mengikuti prosesi pemusnahan barang bukti operasi pekat di Mapolres Jember Jumat pagi.

Kepada sejumlah wartawan Kusworo menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan kali ini terdiri dari 10 ribu botol dan 16 jerigen minuman keras, 30 gram sabu-sabu, 10 ribu butir obat keras berbahaya, uang palsu senilai 5 juta rupiah lebih dan 150 unit knalpot brong. Barang bukti diamankan dalam operasi pekat yang dilaksanakan sejak bulan November hingga Desember ini.

Pengungkapan kasus miras kali ini lanjut Kusworo, lebih besar dibanding hasil operasi yang dilakukan 4 bulan lalu. Hal ini menurut Kusworo terjadi bisa karena dua hal, karena kinerja aparat yang lebih giat atau memang peredaran miras yang semakin meningkat.

Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia Jember Halim Subahar, memberikan apresiasi terhadap kinerja Polres Jember dalam upaya pemberantasan minuman keras. Halim berharap yang dilakukan oleh Polres ini bisa menjadi pelajaran, untuk menyadarkan generasi muda di Jember, agar hidup tanpa minuman keras dan obat-obatan berbahaya.

(577 views)