Dewan Tolak Usulan Pembangunan Paviliun Rumah Sakit Senilai 35 Milyar

DPRD Jember menolak usulan Dinas Kesehatan senilai 35 milyar rupiah, yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan ruang perawatan kelas paviliun. Anggaran tersebut selanjutnya dialihkan untuk sejumlah kebutuhan masyarakat yang lebih penting.

Wakil ketua DPRD Jember yang juga supervisi komisi D Ayub Junaedi mengatakan, setelah dilakukan pembahasan di tingkat komisi usulan pembangunan paviliun rumah sakit senilai 35 milyar akhirnya dicoret. Sebab tidak pembangunan infrastruktur rumah sakit tidak mesti membebani APBD, tetapi bisa menggunakan dana pinjaman perbankan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Anggaran 35 milyar yang semula diajukan untuk membangun paviliun tersebut, selanjutnya  dialihkan untuk membayar hutang pemkab terhadap jasa pelayanan seluruh puskesmas dan rumah sakit, serta tambahan biaya pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin.

Lebih jauh Ayub menjelaskan, proses pembahasan di tingkat komisi sudah selesai dilakukan. Bahkan tahap finalisasi APBD 2017 antara tim anggaran dan badan anggaran juga sudah dilakukan Kamis sore. Untuk itu rencananya Jumat malam nanti DPRD Jember akan menggelar paripurna penetapan APBD 2017, untuk menghindari keterlambatan.

(334 views)