FKB DPRD Jember Menduga SKPD Tertentu Sengaja Lakukan Penunjukan Langsung Untuk Keuntungan Pribadi

Fraksi Kebangkitan Bangsa DPRD Jember menilai, sistem penunjukan langsung dalam proyek pembangunan infrastruktur rawan terjadinya korupsi, kolusi dan nepotisme.

Fraksi PKB DPRD Jember melalui pandangan umumnya atas nota pengantar APBD 2017 menduga, ada unsur kesengajaan yang dilakukan SKPD tertentu, melakukan proyek penunjukan langsung untuk keuntungan pribadi dan kelompoknya.

Juru bicara fraksi kebangkitan bangsa Mohammad Hafidi mengatakan, sistem penunjukan langsung yang cenderung tertutup seperti ini, sengaja dilakukan untuk menghindari proses lelang terbuka dengan berbagai alasan.

Hal ini terlihat dengan banyaknya perbaikan jalan rusak, yang dilakukan secara sepotong-sepotong untuk menghindari proses lelang. Sebab dengan cara perbaikan sepotong-sepotong dengan anggaran kurang dari 200 juta, sesuai perpres bisa dilakukan melalui sistem penunjukan langsung.

Bahkan FKB mengaku menemukan adanya oknum penentu proyek, dengan mencatut nama salah satu anggota DPRD sebagai alasan. Untuk itu FKB mengingatkan seluruh pihak termasuk anggota dewan, agar tidak main-main dengan proyek di lingkungan pemkab Jember.

(280 views)