Terdakwa Kasus Bansos Kelompok Pengajian Di Vonis 1 Tahun 8 Bulan Penjara

Majelis hakim pengadilan tipikor Surabaya menilai terdakwa kasus bantuan sosial kelompok pengajian Afton Ilman Huda, terbukti secara sah dan meyakinkan, melakukan tindak pidana korupsi. Untuk itu majelis hakim menjatuhkan vonis 1 tahun 8 bulan penjara dan denda 200 juta rupiah, subsider 3 bulan kurungan.

Kepala seksi tidak pidana khusus kejaksaan negeri Jember Asih menjelaskan, majelis hakim menilai terdakwa terbukti melanggar pasal primer yang disangkakan, atas kasus dugaan korupsi bantuan sosial kelompok pengajian tahun 2014 lalu.

Meski putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim dibawah tuntutan jaksa, Asih mengaku sudah menerima putusan tersebut. Sementara terdakwa masih diberikan waktu satu minggu untuk melakukan banding, jika merasa keberatan dengan vonis yang sudah dijatuhkan majelis hakim.

Diberitakan sebelumnya, jaksa penuntut umum meminta majelis hakim pengadilan tipikor Surabaya menjatuhkan vonis 2 tahun 6 bulan, serta denda 250 juta rupiah subsider 6 bulan kurungan, atas perbuatan terdakwa yang diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi dana bantuan sosial kelompok pengajian tahun 2014 lalu.

(470 views)