Masuki Penghujan Dinkes Canangkan Gerakan Satu Rumah Satu Jentik

Memasuki musim penghujan, dinas kesehatan Jember mulai menggalakkan gerakan satu rumah satu jentik, untuk mengantisipasi peningkatan penyakit demam berdarah di kabupaten Jember.

Humas dinas kesehatan Jember Yumarlis mengatakan, di musim penghujan perkembangan nyamuk deman berdarah akan menjadi persoalan serius. Sehingga dibutuhkan langkah antisipasi sedini mungkin, salah satunya dengan gerakan satu rumah satu jentik.

Fogging atau pengasapan yang dilakukan dalam rangka memandulkan nyamuk demam berdarah, dinilai kurang efektif. Sebab pengasapan hanya akan memandulkan nyamuk dewasa dan baru bisa dilakukan saat suatu daerah sudah dinyatakan sebagai kawasan endemik demam berdarah.

Dengan adanya gerakan satu orang satu jentik lanjut Yumarsih, dirinya optimis akan mampu mengurangi perkembangbiakan nyamuk deman berdarah secara efektif. Dengan gerakan ini setiap rumah terdapat satu petugas yang ditunjuk oleh ketua RT, untuk memantau jentik seminggu sekali.

Dari data yang dimiliki dinas kesehatan, beberapa kecamatan di Jember tercatat sebagai daerah potensial berkembannya nyamuk deman berdarah. Diantaranya Kaliwates, Sumbersari, Patrang, Ambulu dan Kencong. Untuk mengantisipasi penyebaran demam berdarah, Yumarsih menghimbau masyarakat untuk ikut membantu gerakan satu rumah satu jentik, dengan cara rutin membersihkan tempat penampungan air.

(420 views)