Ketua DPRD Pesimis Pelaksanaan P-APBD Berjalan Optimal

Kabupaten Jember tercatat sebagai kabupaten terakhir di Jawa Timur yang sudah menetapkan P-APBD 2016. Atas keterlambatan ini ketua DPRD Jember Thoif Zamroni pesimis anggaran P-APBD bisa terserap maksimal.

Kepada sejumlah wartawan Thoif menjelaskan, akibat terlambatnya penetapan P-APBD ini, praktis SKPD hanya memiliki waktu kurang lebih 15 hari untuk melaksanakannya. Sebab sesuai aturan P-PBD tersebut masih harus diajukan untuk evaluasi Gubernur.

Thoif pesimis anggaran besar seperti ini bisa terserap maksimal, hanya dalam waktu kurang dari satu bulan. Dampak tidak terserapnya anggaran, akan berpengaruh terhadap rendahnya pergerakan ekonomi. Sebab selama ini APBD masih menjadi tulang punggung penggerak perekonomian di Jember.

Atas keterlambatan ini Thoif memperkirakan, dari kekuatan anggaran senilai 300 milyar rupiah lebih, maksimal hanya akan terserap 50 persennya saja, itupun hanya untuk kebutuhan belanja rutin saja.

(272 views)